Diberdayakan oleh Blogger.

Surga Bermain di Festival Dolanan Bocah

oleh Arif Nur Setiawan,
Program Studi Jawa, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
Univesitas Indonesia


Bulan Mei lalu, tepatnya hari Sabtu tanggal 18 Mei 2013, pemerintah kota Suakarta menyelenggarakan Festival Dolanan Bocah. Kegiatan ini sangatlah menarik untuk diikuti apabila Anda dan keluarga sedang melancong ke kota budaya ini. Mengapa harus berpartisipasi?

Dolanan Bocah 
Dolanan bocah atau permainan anak tradisional merupakan warisan leluhur yang kaya akan makna dan manfaat. Dalam Kamus Bausastra Jawa-Indonesia Prawiroatmodjo, kata dolanan berasal dari kata 'dolan' yang artinya bermain-main. Pada zaman dahulu, permaninan anak diajarkan oleh orang tuanya melalui tradisi lisan yang juga disertai dengan tindakan. 

Biasanya, permainan anak dilakukan melalui gerak tubuh seperti berlari, melompat, berkejar-kejaran, bersembunyi, atau berdasarkan hitung-hitungan hingga kecekatan tangan yang berkaitan dengan kemahiran menghitung bilangan. Sementara itu, permainan anak juga sangatlah variatif, baik cara memainkannya, pemainnya (laki-laki, perempuan, ataupun campuan), berkelompok ataupun perorangan. 

Pada akhir permainan terdapat pemenang dan ada yang kalah. Biasanya yang kalah akan mendapatkan hukuman dari sang pemenang. Dilihat dari jenisnya, permainan anak ada yang rekreatif, atraktif, kompetitif, atau lainnya yang diekspresikan dengan gerak fisik, nyanyian, dialog, ataupun tebak-tebakan yang sangat mengasyikkan.

Contoh Dolanan Docah
Beberapa contoh dolanan bocah dari ribuan dolanan bocah Nusantara:
a.Dhelikan atau petak umpet

 

b. Balapan Theklek



c. Long Bumbung


d. Boy-boyan 



Makna Dolanan Bocah
Dalam dolanan bocah, tidak hanya memiliki efek ragawi, tetapi juga maknawi. Hal ini dikarenakan bermain dan permainan tersebut merupakan simbol-simbol, sekaligus proses simbolik yang secara terus-menerus dimaknai, ditafsirkan, dan juga mempengaruhi kerangka pemaknaan yang dimiliki manusia, dalanm hal ini anak-anak.

Dolanan bocah sangatlah bermanfaat untuk perkembangan anak-anak Anda. Di dalamnya terdapat nilai-nilai yang bermakna, seperti halnya kepemimpinan, kejujuran, keberanian, kemandirian hingga kebersamaan dalam suatu kelompok. Dolanan juga termasuk metode pembelajaran yang efektif bagi anak Anda. Jadi, jangan sampai lewatkan surganya permainan anak di kota Solo ya! 

Terakhir, sebagai penutup, budayakan dolanan bocah di lingkungan Anda! Mudah, murah, dan kaya akan makna untuk anak Anda di rumah. Salam budaya.


Kontes Tulisan Tentang Solo
                   











*Sumber Gambar: Pemkot Surakarta dan tembi.net



author
A. N. Setiawan
Penulis | Memayu hayuning bawana, ngudi kasampurnan. | arifnursetiawan@live.com | Salam budaya!