Diberdayakan oleh Blogger.

PERIH HATI


Jakarta, 13 Juni 2012
oleh Arif Nur Setiawan

Luka semakin menyiksa
membiarkan dukaku bersemayam di dalam dada
dan ketika dia beranjak pergi
hanya perih hati yang ku cari.
author
A. N. Setiawan
Penulis | Memayu hayuning bawana, ngudi kasampurnan. | arifnursetiawan@live.com | Salam budaya!