Diberdayakan oleh Blogger.

Tikus-tikus Gunung


Karanganyar, 11 Agustus 2013
oleh Arif Nur Setiawan[1]


malam pun tiba,
tikus-tikus gunung berlarian ke tanah
basah
lantai rumah ayah

memakan segala yang berbau, ah
bedebah
merusak segala yang ada
berlarian di sisi-sisi jendela

masih malam,
pak tani pun tak tinggal diam
bersiap untuk melawan musuh berbulu hitam

jebakan maut telah jadi
di pasang pada tempat sunyi
dan gelap, tak ada sinar yang berani menyinari

satu,
dua,
tiga,
mulai menghampiri,
dan mati.





[1] Penulis merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Karya puisinya telah terbit di media online maupun media cetak. Salah satu karya terbarunya adalah buku Antologi Senyawa Indonesia, 2013.

*Sumbe Gambar: mouse skull
author
A. N. Setiawan
Penulis | Memayu hayuning bawana, ngudi kasampurnan. | arifnursetiawan@live.com | Salam budaya!