Membaca
Tambahkan Komentar
A.N. Setiawan
dor
bunyi meledak seketika menjadi gelap
lalu jadi merah
dan selalu berulang, ah
kenapa kaujadi kalap?
dan meluap-luap kepadaku, kepada yang berdarah
kepada yang tak bersalah
dor, dooor
lagi, terdengar seru nan pilu
dan lalu mati

0 komentar:
Post a Comment